Eksistensi Radikalisme Jamaah Ansharut Daulah Kota Bima, Indonesia

Penulis

  • Muhammad Husni Universitas Hasanuddin
  • Dewie Aries Tina Pulubuhu Universitas Hasanuddin
  • Buchari Mengge Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.33506/jn.v9i1.2915

Kata Kunci:

Radikalisme, Agama, Kekuasaan, Perjuangan, Konstruksi Sosial

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana paham radikalisme berkembang dan mempengaruhi anggota kelompok JAD, Bima serta bagaimana konsep amaliyah diimplementasikan oleh anggota kelompok menggunakan teori konstruksi sosial Berger and Luckmaan yang di jabarkan melalui proses internalisasi, obyektivasi, dan eksternalisasi. Penelitian ini merupakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus, wawancara bersifat semi struktur dilakukan kepada informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian menunjukkan bahwa kelompok JAD menjadi radikal ketika terjadi ketidaklengkapan pemahaman terhadap ajaran agama islam, mereka diajarkan sebuah kitab yang membahas hukum darah untuk menentang mereka yang berseberangan atau masuk kedalam golongan orang kafir berjudul Ahkamuddimah. Kelompok JAD memiliki konsep iddat atau persiapan perang yang dimulai dari proses pengajaran nilai islam dan diikuti dengan latihan guna menguatkan mental dan fisik. Konsep amaliyah diakui sebagai jihad atau perjuangan dalam membela agama demi mewujudkan kehidupan bernegara yang berlandaskan islam. Proses internalisasi diinterpretasikan sebagai kegiatan pengajaran nilai, sementara obyektivasi merupakan proses dimana anggota menguatkan posisi sebagai bagian dari kelompok dengan belajar nilai agama dan latihan secara konsisten. Proses eksternalisasi diartikan sebagai implementasi nilai, kesadaran merealisasikan ajaran agama dalam tindakan nyata yang dikenal dengan jihad melalui tindakan ekstrim. Akibatnya kelompok JAD, Bima berkontribusi membentuk persepsi negatif masyarakat terhadap Islam.

Referensi

Berger, Peter L. & Thomas Luckmann 1990. Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan (diterjemahkan dari buku asli The Social Construction of Reality oleh Hasan Basari). Jakarta: LP3ES.

Berger, Peter L. dan Thomas Luckmann (1991). The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. London: Penguin Books.

Etikan, Ilker, Sulaiman Abubakar Musa, Rukayya Sunusi Alkassim. Comparison of Convenience Sampling and Purposive Sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics. Vol. 5, No. 1, 2016, pp. 1-4. doi: 10.11648/j.ajtas.20160501.11.

Fahmi, I., Nasution, A., Miswari, I. L., Langsa, I., Daulay, M., Sumatera, U., Wildan, U. T., Syafieh, I. L., Mufid, A., Tinggi, S., Islam, A., & Blora, K. U. (2021). The Spread of Radicalism Movements in Indonesia: The State’S Accommodative Political Gradation Post-Reform. Journal of Legal, Ethical and Regulatory Issues, 24(1), 1–16.

Kundnani, A. 2012. Radicalisation: the journey of a concept. Race & Class, 54, 25 - 3.

Manuaba, I.B. Putera (2008). Memahami Teori Konstruksi Sosial. Jurnal Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Vol. 21 - No. 3 / 2008-07. Surabaya: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Airlangga.

Mawikere Christian Stenly Marde, Hura Sudiria. (2022). Mengurai Sosiologi Empiris Berger dan Luckmann sebagai Konstruksi Pengetahuan. Jurnal Tumou Tou, Vol. 9 No 2 (2022): 99-109.

Merriam, S. B., & Associates. (2002). Introduction to qualitative research. In S. B. Merriam (Ed.), Qualitative research in practice: Examples for discussion and analysis (pp. 3- 17). San Francisco, CA: Jossey-Bass.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications, Inc.

Soetomo, Greg. 2016. "Radikalisme di Indonesia: Sejarah Rekonstruksi dan Dekonstruksi." Indo-Islamika, vol. 6 (1), pp. 108-138, doi:10.15408/idi.v6i1.14798.

Sulaiman, A. (2016). MEMAHAMI TEORI KONSTRUKSI SOSIAL PETER L. BERGER. Society, 4(1), 15-22. https://doi.org/10.33019/society.v4i1.32.

Triwahyuni, Dewi. 2012. Pengaruh Ditemukannya jaringan Al-Qaeda di Kawasan Asia Tenggara terhadap Perluasan Kehadiran militer Amerika Serikat di Kawasan Asia Tenggara. Majalah Ilmiah Unikom, Vol. 10, (2). PP 167-178.

Van Bruinessen, M. (2002). Genealogies of Islamic Radicalism in Post-Suharto Indonesia. South East Asia Research, 10(2), 117–154. https://doi.org/10.5367/000000002101297035

Yin, R. K. (2009). Case Study Research: Design and Methods. 4th ed. Thousand Oaks, Calif., Sage Publications.

“Anatomi Jamaah Islamiyah dan Pecahannya” CNN Indonesia di akses: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211215231659-20-734628/anatomi-jamaah-islamiyah-dan-pecahannya. (31 Desember 2021) diakses 15 februari 2023.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-23

Cara Mengutip

Husni, M., Tina Pulubuhu, D. A., & Mengge, B. (2023). Eksistensi Radikalisme Jamaah Ansharut Daulah Kota Bima, Indonesia. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 9(1), 97–105. https://doi.org/10.33506/jn.v9i1.2915

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.