Pengalaman dan Kehidupan Keseharian Penyandang Disabilitas di Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.33506/jn.v10i2.3723Kata Kunci:
Pengalaman, Keseharian, Disabilitas, Kota BandungAbstrak
Penelitian ini menggambarkan pengalaman dan kehidupan keseharian para penyandang disabilitas di Kota Bandung dengan menggunakan metode kualitatif fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan wawancara mendalam para para penyandang disabilitas fisik, tuli, netra, dan cerebral palsy yang direkrut dari berbagai komunitas yang menaungi para disabilitas di Kota Bandung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan keseharian para penyandang disabilitas penuh dengan tantangan. Setiap hari mereka berhadapan dengan persoalan terkait kondisi fisik mereka dan persoalan sosiokultural akibat kondisi fisik tersebut. Setiap langkah yang mereka tempuh adalah upaya mereka untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang memang tidak didesain khusus untuk mereka. Namun, dengan berbagai strategi, mereka berhasil menghadapi setiap tantangan. Pengalaman demi pengalaman para disabilitas dalam menghadapi tantangan dan persoalan dalam kehidupan keseharian, serta pengalaman keberhasilan menghadapi tantangan telah meningkatkan keterampilan hidup mereka dan membuat mereka menjadi lebih berdaya; serta lebih memaknai hidup.
Referensi
Aditama, D. (2017). Hubungan antara spiritualitas dan stres pada mahasiswa yang mengerjakan skripsi. El-Tarbawi, 10(2), 39-62. https://doi.org/10. 20885/tarbawi.vol10.iss2.art4
Amin, B. (2018). Konstruksi disabilitas pada budaya masyarakat Banjar (Doctoral dissertation, UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA).
Andriani, N. S. (2017). Kebijakan Responsif Disabilitas (Sebuah Prioritas Dalam Managemen Kebijakan Di Level Daerah, Nasional Dan Internasional). PALASTREN Jurnal Studi Gender, 9(1), 189. https://doi.org/10.21043/palastren.v9i1.2056
Bastaman. (2007) Psikologi Untuk Menemukan Makna Hidup Dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Claassens, J., Swartz, L., & Hansen, L. (n.d.). CONFERENCE PROCEEDINGS Searching for Dignity Conversations on human dignity, theology and disability EDITORS.
Dayanti, F., & Legowo, M. (2021). Stigma Dan Kriminalitas : Studi Kasus Stigma Dusun Begal Di Bangkalan Madura. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 5(2), 96–110. https://doi.org/10.38043/jids.v5i2.3202
Dhairyya, A. P., & Herawati, E. (2019). Pemberdayaan Sosial dan Ekonomi pada Kelompok Penyandang Disabilitas Fisik di Kota Bandung. Umbara, 4(1), 53. https://doi.org/10.24198/umbara.v4i1.19039
Karuniasih, N. N. M. P., Nugroho, W. B., & Kamajaya, G. (2017). Tinjauan Fenomenologi Atas Stigmatisasi Sosial Penyandang Disabilitas Tunarungu. Jurnal Ilmiah Sosiologi (Sorot).
Luk Luk Yata Lalak, Muslimin. (2022) Disabilitas dalam Perspektif Budaya Masyarakat Sasak. Masters thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Mony, W., Kardo, R., & Adison, J. (2021). Hubungan Dukungan Sosial dengan Kebermaknaan Hidup pada Penyandang Tuna Netra di Panti Sosial Bina Netra”Tuah Sakato” Padang. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 5(1), 320–326. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v5i1.1207
Munthe, B. E. U., Maslihah, S., & Chotidjah, S. (2017). Hubungan spiritualitas dan psychological well-being pada anak didik pemasyarakatan di lembaga pemasyarakatan anak pria kelas II A Tangerang. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 1(1), 53–65.
Social Inclusion-World Bank Group https://www.worldbank. org/en/topic/social-inclusion
Supanji, Tratama Helmi. (2023) “Pemerintah Penuhi Hak Penyandang Disabilitas di Indonesia” (https://www.kemenkopmk.go.id/pemerintah-penuhi-hak-penyandang-disabilitas-di-indonesia)
Undang-undang Nomor 8 tahun 2016
Wahyuni, E. N., & Bariyyah, K. (2019). Apakah spiritualitas berkontribusi terhadap kesehatan mental mahasiswa? Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(1), 46. https://doi.org/10.29210/120192334
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Dwina Nurul Ahadiyah, Erna Herawati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








