Study on the Utilization of Itchy Leaf Plants (laportea sp.) By the Community of Bariat Village, Konda District South Sorong Regency
DOI:
https://doi.org/10.33506/md.v15i2.2565Kata Kunci:
pemanfaatan, jenis daun gatal, laporteaAbstrak
Daun gatal adalah sejenis tanaman perdu yang berasal dari family Urticaceae dimana jika dioleskan ke seluruh tubuh akan menimbulkan efek yang sangat gatal. Setelah sensasi gatal selama 5 menit maka efek antinyeri dan pegal akan bekerja dengan sangat mujarab. Masyarakat local Papua khususnya daerah Sorong Selatan yang aktif menggunakan daun gatal sebagai obat tradisional ampuh menyembuhkan penyakit nyeriotot namun sampai saat ini belum diketahui identifikasi jenis daun gatal yang di gunakan oleh masyarakat lokal, Penelitian ini mengkaji tentang identifikasi jenis-jenis tumbuhan daun gatal yang di manfaatkan. Metode yang digunakan sebagai aspek pemanfaatan tumbuhan Daun Gatal adalah observasi, wawancara, dan pengisian kuisioner. Sedangkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis tumbuhan Daun Gatal di Kampung Bariat Distrik Konda yang termasuk dalam 1(satu) famili yaitu Urticaceae. Terdapat 3 jenis daun gatal yaitu Laportea decumana (kafa’), Laportea stimulans syn (kafasa), dan Laportea peltata (Kafa’). Selanjutnya, kelompok tumbuhan Daun Gatal ini dimanfaatkan oleh masyarakat dengan cara menggosok, meremas daun, membungkus dan sebagai penjerat buat binatang buas.
Referensi
Haryanto. 1995. Konservasi keanakaragaman hayati di hutan tropika. Bahan pelatihan teknik dan monitoring biodiversity di hutan tropika Indonesia. Jurusan Konservasi Sumber daya hutan. Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Irnawati, I., & Hidaya, N. (2021). Sosialisasi Masyarakat Tentang Sub Aliran Sungai Di Sekitar Kawasan Hutan Kampung Klaben Distrik Mariat Gunung Kabupaten Sorong. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 2(2), 42-49.
Irnawati, I. (2019). Partisipasi Masyarakat Terhadap Pelestarian Hutan Cagar Alam Di Kampung Saporkren Distrik Waigeo Selatan Kabupaten Raja Ampat. Median: Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta, 10(1), 28-38.
Soekarman dan Riswan, S. 1992. StatusPengetahuan Etnobotani di Indonesia. Di dalam seminar dan lokasi karya nasional etnobotani; cisaruabogor;, 19-20 Februari 1992. Bogor: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Departemen Pertanian RI, LIPI, Perpustakaan Nasional RI. Hal,17.
Sadsoitoeboen, M.J dan Moeljono. 1992. Daun Gatal dalam Kehidupan Suku Mandacan dan Suku Aiftadi di Daerah Monokwari, Irian Jaya.Di dalam seminar dan lokasi karya nasional etnobotani; cisarua-bogor;, 19-20 Februari 1992. Bogor: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, Departemen Pertanian RI, LIPI, Perpustakaan Nasional RI. Hal 26.
Simaremare. 2014. Formulasi dan evaluasi Daun Gatal (Laportea decumana (Roxb.) Wedd) sebagai kandidat antinyeri. Tanaman Obat Indonesia.
Simaremare, E. S., Ruban, A., & Runtuboi, D. (2017). Aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun gatal (Laportea aestuans (L) Chew). Jurnal Biologi Papua, 9(1), 1-7.
Simaremare, E. S. (2014). Skrining fitokimia ekstrak etanol daun gatal (Laportea decumana (Roxb.) Wedd). PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia), 11(1).
Womersley. 1978. Handbook of the flora of fauna New Gunea.Vol. 1. Melbourne University Publ., 278 hal.
Zuhud dan Haryanto. 1994. Pelestarian Pemanfaatan Keanekaragaman Tumbuhan Obat Hutan Tropika Indonesia. Bogor. Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan, Fakultas Kehutanan IPB- lembaga Alam Tropika Indonesia (LATIN). Bogor.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike (CC BY-SA)Â that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



