Literasi Digital: Analisis Komentar Netizen Mengenai Penipuan Tiket Konser Coldplay

Penulis

  • Siti Zahirah Maulida Universitas Sebelas Maret
  • Nurhadi Nurhadi Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.33506/jn.v11i1.4131

Kata Kunci:

Komentar netizen, Komunikasi, Literasi digital, Penipuan online

Abstrak

Penelitian ini membahas mengenai tanggapan netizen di platform X terhadap diskursus penipuan tiket konser Coldplay serta relevansinya dengan empat pilar literasi digital yang dicanangkan oleh Kominfo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi respons netizen serta memahami peran literasi digital dalam komunikasi online. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme, data diperoleh dari komentar netizen pada cuitan terkait penipuan tiket dimana cuitan yang terkumpul sejumlah 37 cuitan utama yang memiliki 5.000 komentar secara keseluruhan. Namun, banyaknya cuitan yang tidak relevan serta akun yang diprivasi membuat jumlah cuitan yang relevan hanya sebanyak 300. Hasil penelitian menunjukkan beragam reaksi netizen, mulai dari empati terhadap korban hingga kritik terhadap sistem. Meskipun literasi digital terkait keterampilan dan keamanan sudah cukup diterapkan, aspek etika digital masih kurang tercermin. Hal ini terbukti dari penggunaan kata-kata yang kasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesadaran etika digital sangat penting untuk menciptakan ruang digital yang aman dan kondusif.

Referensi

Agianto, R., Setiawati, A., & Firmansyah, R. (2020). Pengaruh Media Sosial Instagram Terhadap Gaya Hidup dan Etika Remaja. Tematik, 7(2), 130–139. https://doi.org/10.38204/tematik.v7i2.461

Amihardja, S., Kurnia, N., Monggilo, Z. M. Z., Kusumastuti, F., Astuti, Y. D., Gelgel, N. M. R. A., Birowo, M. A., Solihin, M., Sukmawati, A. I., Damastuti, Wenerda, R. I., Adikara, G. J., Widodo, Y., Astuty, S., Maryani, E., Astuti, S. I., & Rahmiaji, L. R. (2022). Lentera Literasi Digital Indonesia: Panduan Literasi Digital Kaum Muda Indonesia Timur (S. Amihardja, N. Kurnia, & Z. M. Z. Monggilo (eds.); 1st ed.). Tiga Serenada.

Annur, C. M. (2023). Ada 27 juta pengguna Twitter di Indonesia, terbanyak ke-4 global. 28 November. https://databoks.katadata.co.id/teknologi-telekomunikasi/statistik/75dd4b36866dc54/ada-27-juta-pengguna-twitter-di-indonesia-terbanyak-ke-4-global

BBC Indonesia. (2023). Terdakwa penipuan tiket konser Coldplay divonis tiga tahun penjara, korban: “Saya enggak bakal percaya calo lagi.” 10 Oktober. https://www.bbc.com/indonesia/articles/cw42kjvr33go

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Aproaches. In L. Habib, K. Koscielak, B. Bauhaus, & M. Masson (Eds.), Analytical Biochemistry (3rd ed., Vol. 11, Issue 1). SAGE Publications, Inc. http://link.springer.com/10.1007/978-3-319-59379-1%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/B978-0-12-420070-8.00002-7%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.ab.2015.03.024%0Ahttps://doi.org/10.1080/07352689.2018.1441103%0Ahttp://www.chile.bmw-motorrad.cl/sync/showroom/lam/es/

Eka Budiastanti, D. (2017). Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Penipuan Melalui Internet. Jurnal Cakrawala Hukum, 8(1), 22–32.

Hendri, N., & Sari, S. U. (2023). Sistematic Literature Review: The Strategy For Preventing Government Financial Report Fraud. JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi, 10(2), 323–336. https://doi.org/10.30656/jak.v10i2.6599

JRana, P., & Baria, J. (2015). A Survey on Fraud Detection Techniques in Ecommerce. International Journal of Computer Applications, 113(14), 5–7. https://doi.org/10.5120/19892-1898

Kementerian Komunikasi dan Informatika. (2022). Digital Literacy Status in 2021-2022 (Issue November). https://www.c2es.org/content/renewable-energy/

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2023). Indeks literasi digital Indonesia kembali meningkat tahun 2022. 14 Februari. https://aptika.kominfo.go.id/2023/02/indeks-literasi-digital-indonesia-kembali-meningkat-tahun-2022/

Kompas.com. (2024). Mahasiswi Jadi Penipu Tiket Konser Coldplay di Jakarta: Sehabis Ghisca, Kini Denisa. 27 Maret. https://megapolitan.kompas.com/read/2024/03/27/05200921/mahasiswi-jadi-penipu-tiket-konser-coldplay-di-jakarta-sehabis-ghisca

Lasswell, H. D. (1948). The structure and function of communication in society. In L. Bryson (Ed.), The communication of ideas (Vol. 55, Issue 1). Institute for Religious and Social Studies: Distributed by Harper & Brothers.

Licklider, J. C. R., & Taylor, R. W. (1968). The Computer as a Communication Device. Reprinted from Science and Technology. https://doi.org/10.1145/1036362.1036363

Mayring, P. (2000). Qualitative Content Analysis. Forum Qualitative Sozialforschung Forum: Qualitative Social Research, 1.

Nisa, U., Nisak, C. L. C., & Fatia, D. (2023). Literasi Digital Lansia Pada Aspek Digital Skill dan Digital Safety. Jurnal Komunikasi Global, 12(1), 143–167. https://doi.org/10.24815/jkg.v12i1.31667

Potter, J. (2021). Media Literacy. In L. Norton (Ed.), SAGE Publications, Inc (10th Editi). SAGE Publications, Inc.

Putri Pratiwi, V., Rahmawati, D. E., & Purwaningsih, T. (2021). Akun Twitter BNPB_RI Sebagai Media Komunikasi Pemerintah Indonesia di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Sosial Politik, 7(2), 212–226. https://doi.org/10.22219/sospol.v7i2.16116

Rosdiana, A. C., & Lintang Muliawanti. (2023). Analisis Model Komunikasi Polres Magelang Kota dalam Meningkatkan Ketertiban Lalu Lintas. Jurnal Audiens, 4(3), 485–495. https://doi.org/10.18196/jas.v4i3.67

Rusmana, A. (2015). PENIPUAN DALAM INTERAKSI MELALUI MEDIA SOSIAL (Kasus Peristiwa Penipuan melalui Media Sosial dalam Masyarakat Berjejaring). Jurnal Kajian Informasi Dan Perpustakaan, 3(2), 187. https://doi.org/10.24198/jkip.v3i2.9994

Sabrina, A. R. (2019). Literasi Digital Sebagai Upaya Preventif Menanggulangi Hoax. Communicare : Journal of Communication Studies, 5(2), 31. https://doi.org/10.37535/101005220183

Soegiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D (19th ed.). Alfabeta CV.

Syah, R., Darmawan, D., & Purnawan, A. (2019). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Literasi Digital. Jurnal AKRAB, 10(2), 60–69. https://doi.org/10.51495/jurnalakrab.v10i2.290

Tanto, A. R., & Malau, R. M. U. (2022). Analisis Literasi Digital Guru Penyandang Tunanetra Di Sekolah Luar Biasa Negeri A Pajajaran Kota Bandung. Ekspresi Dan Persepsi : Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 224–236. https://doi.org/10.33822/jep.v5i2.4058

Tempo.co. (2023). Penipuan Tiket Coldplay, Ghisca Tidak Beraksi Seorang Diri? 25 November. https://www.tempo.co/arsip/penipuan-tiket-coldplay-ghisca-tidak-beraksi-seorang-diri--116587

UNESCO Institute for Statistics. (2018). A Global Framework of Reference on Digital Literacy Skills for Indicator 4.4.2. Information Paper No51, 51, 146. http://uis.unesco.org/sites/default/files/documents/ip51-global-framework-reference-digital-literacy-skills-2018-en.pdf. Consultado em 05fev2023, 17:45

Unduhan

Diterbitkan

2025-04-03

Cara Mengutip

Zahirah Maulida, S., & Nurhadi, N. (2025). Literasi Digital: Analisis Komentar Netizen Mengenai Penipuan Tiket Konser Coldplay. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 11(1), 49–60. https://doi.org/10.33506/jn.v11i1.4131

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.