Kontribusi Aktor Non Negara dalam SDGs: Studi mengenai Schoters dalam Pembelajaran Berbasis Digital di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.33506/jn.v11i1.4431Kata Kunci:
aktor non negara, pembangunan berkelanjutan, pembelajaran berbasis digital, schoters, sdgsAbstrak
Pendidikan berkualitas menjadi faktor penting dalam pembangunan berkelanjutan, namun Indonesia masih menghadapi tantangan dalam hal kesenjangan akses, ketimpangan wilayah, dan keterbatasan sumber daya pendidikan formal. Dalam konteks ini, peran aktor non-negara seperti Schoters menjadi relevan, terutama melalui inovasi pembelajaran digital yang bersifat non-formal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kontribusi Schoters mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat, yakni pendidikan inklusif, setara, dan berkualitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur dan analisis dokumen daring. Hasilnya menunjukkan bahwa Schoters berhasil membangun ekosistem pembelajaran digital melalui mentorship, learning plan terstruktur, dan konsultasi daring, yang memperkuat tiga aspek interaksi dalam online learning communities. Tidak hanya pada SDGs 4, temuan juga mengindikasikan kontribusi Schoters terhadap pengentasan kemiskinan (SDGs 1) dan penyediaan pekerjaan layak (SDGs 8). Strategi berbasis komunitas, sinergi dengan sektor swasta, serta pemanfaatan infrastruktur digital turut memperluas jangkauan layanan pendidikan mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi oleh aktor non-negara dapat menjadi pelengkap kebijakan publik dalam mewujudkan transformasi pendidikan yang berkelanjutan.
Referensi
Abera, H. G. (2023). The Role of Education in Achieving the Sustainable Development Goals (SDGs): A Global Evidence Based Research Article. International Journal of Social Science and Education Research Studies, 03(01), 67–81. https://doi.org/10.55677/ijssers/v03i1y2023-09
Anderson, T. (2004). Theory and Practice of Online Learning (2nd Edition). In Athabasca University Press. https://www.aupress.ca/app/uploads/120146_99Z_Anderson_2008-Theory_and_Practice_of_Online_Learning.pdf
Centeno, M. A., & Cohen, J. N. (2012). The arc of neoliberalism. Annual Review of Sociology, 38, 317–340. https://doi.org/10.1146/annurev-soc-081309-150235
Elliott, J. (2012). An Introduction to Sustainable Development. In Routledge (Vol. 37, Issue 08). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203844175
Fitriana, W., Agnesti, M., Rahmah, M., Imawan, K., & Erawati, D. (2024). The Effect of @schoters Social Media Content : How Gen Z’s Social Engagement Shapes Scholarship Choices. Asian Journal of Social and Humanities, 2(10), 2211–2223. https://doi.org/10.59888/ajosh.v2i10.334
Hamzah, A. M., Turmudi, & Dahlan, J. A. (2023). Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) as A Measurement for Student Mathematics Assessment Development. 12 Waiheru, 9(2), 189–196. https://doi.org/10.47655/12waiheru.v9i2.144
Hanushek, E. A., & Woessmann, L. (2015). Universal Basic Skills: What Countries Stand to Gain. In OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264234833-en
Heywood, A. (2014). Global Politics (2nd Edition). Pelgrave Macmillan.
Nurdin, A. (2016). Pendidikan Life Skill dalam Menumbuhkan Kewirausahaan pada Peserta Didik Pendidikan Nonformal Paket C. TARBAWI, 2(02), 109–118.
OECD. (2023). Pisa 2022 Results: The State of Learning and Equity in Education (Volume I). In OECD Publishing: Vol. I. https://www.oecd-ilibrary.org/education/pisa-2022-results-volume-i_53f23881-en%0Ahttps://www.oecd.org/publication/pisa-2022-results/country-notes/germany-1a2cf137/
Pan, L. (2022). The Development and Prospect of Neoliberalism International Relations Theory. Journal of Education, Humanities and Social Sciences, 1, 266–272. https://doi.org/10.54097/ehss.v1i.671
Permatasari, I., Nau, N. U., & Hergianasari, P. (2023). PERAN NGO DALAM MENDUKUNG SDGs PENDIDIKAN BERKUALITAS ( STUDI KASUS: PROJECT CHILD INDONESIA DI YOGYAKARTA (2018-2022). Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(04), 19–34. https://doi.org/10.56127/jukim.v2i04.749
Putri, N. I., Herdiana, Y., Munawar, Z., & Komalasari, R. (2021). Teknologi Pendidikan dan Transformasi Digital di Masa Pandemi COVID-19. Jurnal ICT : Information Communication & Technology, 20(1), 53–57. https://www.researchgate.net/publication/353479868_Teknologi_Pendidikan_dan_Transformasi_Digital_di_Masa_Pandemi_COVID-19
Ranty, T. (2019). Peran multinational corporation dalam mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals di bidang penyerapan tenaga kerja: Studi PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk, di Salatiga. Universitas Kristen Wacana Salatiga.
Schoters. (n.d.). ABOUT US PAGE SCHOTERS. https://www.schoters.com/id/about-us
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78 (2003). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/43920/uu-no-20-tahun-2003
UNDP. (n.d.). Sustainable Development Goals. https://www.undp.org/sustainable-development-goals
Wahyudi, L. E., Mulyana, A., Dhiaz, A., Ghandari, D., Putra Dinata, Z., Fitoriq, M., & Hasyim, M. N. (2022). Mengukur kualitas pendidikan di Indonesia. Ma’arif Journal of Education, Madrasah Innovation and Aswaja Studies, 1(1), 18–22. https://doi.org/10.69966/mjemias.v1i1.3
Wang, C., Zhang, M., Sesunan, A., & Yolanda, L. (2023). Peran Tknologi dalam Transformasi Pendidikan di Indonesia: Tinjauan dampak terkini gerakan Merdeka Belajar. In Oliver Wyman. https://static.skm.kemdikbud.go.id/announcements/28942fb9-334d-4fb5-9ce2-56f7ddce4d48-Indonesias-K-12-Education-Quality-Improvement-Bahasa-05122023.pdf
WCED. (1987). Report of the World Commission on Environment and Development : note / by the Secretary-General. https://digitallibrary.un.org/record/139811?ln=en&v=pdf
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nadya Fitri Alia, Windy Dermawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








